Sebenarnya, lebih enak kalo dimakan sama Ikan.

Jumat, 11 Oktober 2013

Senin, 07 Oktober 2013

Tempat - Tempat Usang

19.19

Dulu, platform blog ini adalah salah satu tempat yang menurut saya menarik untuk menuliskan banyak hal. Walaupun saat itu, saya belum mempunyai tujuan pasti apa yang akan saya tulis. Saya hanya tertarik karena saat itu tahun 2008. Tahun dimana belum banyak platform blog yang mempunyai desain dan akses sebaik blogger. Tahun itu juga blog sedang naik daun sampai - sampai ada prediksi jika blog akan jadi tren di tahun 2010. Walaupun bisa dilihat kebenarannya sekarang.

Sebelum blogger, wordpress dan blog detik jadi tempat percobaan saya.

Kamis, 04 April 2013

Re-Start

00.46
"Code is Poetry"

Quote diatas mungkin salah satu indikasi bahwa seorang hacker* pun bisa poetic dengan kode-kodenya. :) Terlepas dari siapa yang menilai. Each of them has their own way to make a code become a beautiful poetry-And of course, with their own perspective. 

Alhamdulillah, long time no see ya :). Ternyata, lama di tinggal, blog ini tidak berubah banyak, hanya ada beberapa sarang laba-laba baru di langit-langitnya..hehe

As a newbie in web developing world. I just realize that documentation is one of the most important thing to manage.

Kesadaran yang datang ketika melihat file berserak dimana-mana. Sehingga akhirnya tertariklah benang merah, bahwa..

Dokumentasi yang rapi ternyata begitu menentukan proses belajar serta progress dari pemahaman mengenai banyak hal. Termasuk pemahaman mengenai banyak bahasa pemrograman yang menjadi 'paket' pemahaman dasar seorang hacker yang concern dalam dunia pengembangan web.

Therefore, insyaAllah, i'll use this blog as my documentation place for many things related with web developeing world. 

*hacker itu orang yang 'ahli' dalam dunia komputer bukan orang jahat yang menggunakan komputer. klo orang jahat namanya cracker bukan hacker apalagi crackers :D


Rabu, 26 September 2012

Hii Serem, "Zoonosis" Mengancam Indonesia

01.45
Sedikit menyeramkan memang jika membayangkan wabah penyakit yang semula diidap hewan dapat berpindah ke manusia. Jika membayangkan hal ini, yang terlintas dalam benak adalah film - film thriller zombie seperti Resident Evil dan sebagainya (hii.. untung cuma di film). Imajinasi saya ini boleh dibilang memang berlebihan, tetapi kekhawatiran yang terjadi dalam film dan dunia nyata saya rasa tidak jauh berbeda..

Istilah Zoonosis biasa digunakan untuk menyebut penyakit menular antar hewan atau ke manusia. Pada berita  yang berjudul "Indonesia Berpotensi Alami Zoonosis" yang dimuat di laman VOA Indonesia tertanggal 25 September 2012, Pa Emil Agustiono, Ketua Harian Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis, memaparkan dalam rakornas pengendalian zoonosis di Legian, Bali Selasa (25/9) bahwa Indonesia berpotensi mengalami wabah zoonosis dikarenakan banyak hal, salah satunya adalah terbukanya lalu lintas orang dan barang dari berbagai negara.

Lebih lanjut, Pa Emil memaparkan mengenai masih rendahnya kemampuan deteksi zoonosis di Indonesia ditambah dengan rusaknya habitat satwa liar oleh manusia yang menyebabkan banyak satwa liar mendekati populasi  manusia (tuh kan, salah siapa coba ?).

Selain Pa Emil, Wakil Menteri Perdagangan Pa Bayu Krisnamurti dan Guru Besar Virologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Pa I Gusti Ngurah Kadek Mahardika pun tak ketinggalan menyampaikan pendapatnya.

Pa Bayu menyatakan bahwa jika wabah zoonosis benar - benar terjadi, maka Indonesia dapat mengalami kerugian besar hingga Rp. 9 Triliun. Perhitungan tersebut diasumsikan jika salah satu wabah zoonosis yaitu flu burung merebak, sehingga hal ini berdampak pada penjualan ayam yang akan lumpuh terutama di daerah yang terdeteksi positif terdapat wabah tersebut.

Tak Ketinggalan Pa Mahardika pun menambahkan bahwa yang juga menjadi kendala adalah kurangnya tenaga dokter hewan di daerah dan karena pengendalian zoonosis masih berbasis proyek. Sejalan dengan pernyataan ini beliau juga menambahkan bahwa bisnis dang ego sektoral masih menjadi masalah.

Dari pernyataan tiga orang hebat di atas, lagi - lagi yang menjadi akar permasalahan adalah ego diri. Kepentingan individu yang mengalahkan kepentingan bersama. Kita lihat betapa banyak hutan yang menjadi habitat satwa liar di rusak manusia. Sehingga tidak etis rasanya jika kita masih menyalahkan alam, wabah zoonosis terjadi karena ulah kita sendiri. 

Tak terbayang kan jika nanti wabah zoonosis benar - benar terjadi. Apalagi jika nanti bermutasi dan menjadi wabah baru, nanti apa yang kita tonton di film - film bisa benar - benar terjadi lagi (hihi.. ini bayangan ekstrimnya). Oleh karenanya, dari sekarang, dari diri sendiri mulailah bersikap bijak terhadap alam. ^_^







About Us

Recent

Random